“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari
api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya para
malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak menderhakai Allah terhadap
apa yang dititahkan-Nya kepada mereka dan mereka mengerjakan apa yang
dititahkan”.
Maka hamba takut, ya Rasulullah kelak hamba menjadi batu yang masuk
ke dalam neraka. Rasulullah SAW kemudian bersabda kepada batu
penggilingan itu, “bergembiralah karena engkau adalah salah satu dari
batu mahligai Fathimah az- zahra di dalam syurga”. Maka bergembiralah
penggilingan batu itu mendengar berita itu kemudian diamlah ia.
Rasulullah SAW bersabda kepada putrinya, “jika Allah SWT menghendaki
wahai Fathimah, nescaya penggilingan itu berputar dengan sendirinya
untukmu. Akan tetapi Allah SWT menghendaki dituliskan-Nya untukmu
beberapa kebaikan dan dihapuskan oleh Nya beberapa kesalahanmu dan
diangkat-Nya untukmu beberapa darjat. Ya Fathimah, perempuan mana yang
menggiling tepung untuk suaminya dan anak-anaknya, maka Allah SWT
menuliskan untuknya dari setiap biji gandum yang digilingnya suatu
kebaikan dan mengangkatnya satu darjat.
Ya Fathimah perempuan mana yang berkeringat ketika ia menggiling
gandum untuk suaminya maka Allah SWT menjadikan antara dirinya dan
neraka tujuh buah parit. Ya Fathimah, perempuan mana yang meminyaki
rambut anak-anaknya dan menyisir rambut mereka dan mencuci pakaian
mereka maka Allah SWT akan mencatatkan baginya ganjaran pahala orang
yang memberi makan kepada seribu orang yang lapar dan memberi pakaian
kepada seribu orang yang bertelanjang. Ya Fathimah, perempuan mana yang
menghalangi hajat tetangga-tetangganya maka Allah SWT akan
menghalanginya dari meminum air telaga Kautshar pada hari kiamat.
Ya Fathimah, yang lebih utama dari itu semua adalah keridhaan suami
terhadap isterinya. Jikalau suamimu tidak ridha denganmu tidaklah akan
aku doakan kamu. Tidaklah engkau ketahui wahai Fathimah bahwa ridha
suami itu daripada Allah SWT dan kemarahannya itu dari kemarahan Allah
SWT?. Ya Fathimah, apabila seseorang perempuan mengandung janin dalam
rahimnya maka beristighfarlah para malaikat untuknya dan Allah SWT akan
mencatatkan baginya tiap-tiap hari seribu kebaikan dan menghapuskan
darinya seribu kejahatan. Apabila ia mulai sakit hendak melahirkan maka
Allah SWT mencatatkan untuknya pahala orang- orang yang berjihad pada
jalan Allah yakni berperang sabil. Apabila ia melahirkan anak maka
keluarlah ia dari dosa-dosanya seperti keadaannya pada hari ibunya
melahirkannya dan apabila ia meninggal tiadalah ia meninggalkan dunia
ini dalam keadaan berdosa sedikitpun, dan akan didapatinya kuburnya
menjadi sebuah taman dari taman-taman syurga, dan Allah SWT akan
mengurniakannya pahala seribu haji dan seribu umrah serta
beristighfarlah untuknya seribu malaikat hingga hari kiamat.
Perempuan mana yang melayani suaminya dalam sehari semalam dengan
baik hati dan ikhlas serta niat yang benar maka Allah SWT akan
mengampuni dosa- dosanya semua dan Allah SWT akan memakaikannya
sepersalinan pakaian yang hijau dan dicatatkan untuknya dari setiap
helai bulu dan rambut yang ada pada tubuhnya seribu kebaikan dan
dikurniakan Allah untuknya seribu pahala haji dan umrah. Ya Fathimah,
perempuan mana yang tersenyum dihadapan suaminya maka Allah SWT akan
memandangnya dengan pandangan rahmat. Ya Fathimah perempuan mana yang
menghamparkan hamparan atau tempat untuk berbaring atau menata rumah
untuk suaminya dengan baik hati maka berserulah untuknya penyeru dari
langit (malaikat), “teruskanlah ‘amalmu maka Allah SWT telah
mengampunimu akan sesuatu yang telah lalu dari dosamu dan sesuatu yang
akan datang”. Ya Fathimah, perempuan mana yang meminyakkan rambut
suaminya dan janggutnya dan memotongkan kumisnya serta menggunting
kukunya maka Allah SWT akan memberinya minuman dari sungai-sungai syurga
dan Allah SWT akan meringankan sakaratulmaut-nya, dan akan didapatinya
kuburnya menjadi sebuah taman dari taman-taman syurga seta Allah SWT
akan menyelamatkannya dari api neraka dan selamatlah ia melintas di atas
titian Shirat”.
Baca Juga :
Baca Juga :
0 Response to "KISAH INSPIRATIF - FATHIMAH AZ-ZAHRA RHA DAN GILINGAN GANDUM"
Post a Comment